Jumat, 13 Februari 2015

Cerita tentang cara belajar dan sistem yang digunakan oleh dosen teori organisasi umum 1

Cerita tentang cara belajar dan sistem yang digunakan oleh dosen teori organisasi umum 1

          Pandangan saya terhadap sistem belajar kali ini berbeda dari dosen yang lain, tapi bukan berarti beda dalam artian yang buruk, hanya sedikit menegangkan jika tugas/tulisan yang ditautkan ke studentsite tanpa di sadari error/tidak tertaukan  maka sama saja dengan ngulang.

        menurut saya syarat mendaptan nilai A tidak fleksibel, jadi jika tidak melalu penelitian, organisasi, tulisan yang masuk media masa tidak dapat mendaptan A, iya kita dapat mengunakan keahlian/ presentasi, tetapi itupun dibatasi jadi secara kasar hanya akan ada 8 orang yang dapat nilai A dalam 1 semester dan itupun 4 presentasi dan 4 keahlian mungkin jika presentasi ditambah kuotanya perminggu menjadi 2, atau ditambah beberapa syarat untuk mendapat nilai A.

20 hal yang harus di rubah, tambah atau dihapus di gunadarma

20 hal yang harus di rubah, tambah atau hapus di gunadarma


Menurut saya yang harus di kelola atau adanya perbaikan di gunadarma:
1. Dirubah Mata pelajaran yang dipejari karena out of date
2. Dirubah penjadwalan Uts yang terlalu lama
3. Ditambah waktu libur antar semester agar seperti universitas yang lain
4. Dihulangkan OHP disetiap kelas karena udah jadul
5. Ditambahkan Proyektor disetiap kelas untuk mempermudah presentasi
6. Dihilangkan Ilounge karna memang ga pernah terlihat digunakan
7. Ditambah ruang parkiran
8. Dihilangkan praktik yang tidak penting
9. Dihilangkan syarat sidang blanko/ krs tidak boleh hilang karena tidak berpengaruh, soalnya jika tidak bayar pada semester 2 tidak mungkin dia bisa sampe semester 8
10.Diganti AC yang sudah rusak disetiap kelas
11. Ditambah wi-fi di gedung yang tidak terjangkau
12. Ditambah pengaturan lalu litas di depan gundar
13. Ditambah keamanan parkiran
14. Dirubah cara praktikum iLab
15. Dirubah cara berlangsungnya v-class
16. Dihilangkan ujian utama
17. Ditambah semester pendek
18. Dirubah cara tes masuk gunadarma
19. Ditambah kantin
20. Diadakan pemilihan rektor

Minggu, 28 Desember 2014

Cara Mempengaruhi Oang Lain

Cara Mempengaruhi Orang Lain Untuk Membuat Keputusan

 Dengan cara berbicara dalam bahasa yang baik dan mudah di mengerti,sehingga orang yang kita pengaruhi secara tidak sadar akan mengikuti apa yang kita maksud dan yang menurut kita baik. Selama kita yakin dengan apa yang kita pilih maka orang yang kita beri keputusan akan yakin juga dan percaya bahwa iu adalah keputusan yang baik.
 
Bisa juga dengan memberi pujian. Pujian bisa menjadi senjata ampuh untuk mempengaruhi orang lain. Berikanlah pujian yang tulus  sesuai dengan kenyataan. Jangan memberikan pujian yang berbentuk kebohongan, karna bisa menyinggung orang lain. Berikanlah pujian dalam waktu yang tepat, karna terlalu banyak memuji bisa mengakibatkan kita terlihat sedang mencari perhatian kepada mereka. Dan akibatnya orang tersebut akan menjaga jarak dari kita. Intinya, memberikan pujian itu harus tulus dan sesuai dengan kenyataan yang ada dengan begitu ada dapat mempengaruhi untuk membuat keputusan yang menurut anda baik.

Jadi saya dalam mempengaruhi orang lain adalah sebagai berikut :
  •      Saya akan berikan pandangan dan sudut pandang berbeda dari suatu hal agar orang tersebut memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan luas lagi.
  •  Saya akan memberikan suatu perbandingan anatara pendapat saya dan pendapat orang lain untuk menjadi hal pertimbangan.
  •   Saya akan memnerikan landasan teori yang kuat dengan diperkuat argument – argument yang kuat pula.
  •  Saya paparkan dampak positif dan negative dari suatu pendapat.

Hal-hal yang menyebabkan konflik dalam organisasi

HAL – HAL YANG DAPAT MENIMBULKAN KONFLIK

- Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.

Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.
- Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.

Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.

 - Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.

Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda
   - Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.

Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industry,

Menurut saya hal – hal utama yang dapat menyebabkan konflik dalam organisasi adalah perbedaan Pendapat yang terjadi antara anggota kelompok, Pola berfikir yang berbeda, Tingkat kedewasaan yang berbeda, Sudut Pandang yang berbeda, serta tingkat egois yang masih cukup tinggi diantara setiap anggota kelompok.
Sumber :

Konflik Organisasi

Konflik Organisasi

Menurut James A.F. Stoner dan Charles Wankel dikenal ada lima jenis konflik yaitu konflik intrapersonal, konflik interpersonal, konflik antar individu dan kelompok, konflik antar kelompok dan konflik antar organisasi.


1. Konflik Intrapersonal

Konflik intrapersonal adalah konflikseseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus. Sebagaimana diketahui bahwa dalam diri seseorang itu biasanya terdapat hal-hal sebagai berikut:

Sejumlah kebutuhan-kebutuhan dan peranan-peranan yang bersaing
Beraneka macam cara yang berbeda yang mendorong peranan-peranan dan kebutuhan-kebutuhan itu terlahirkan.
Banyaknya bentuk halangan-halangan yang bisa terjadi di antara dorongan dan tujuan.
Terdapatnya baik aspek yang positif maupun negatif yang menghalangi tujuan-tujuan yang diinginkan.
Hal-hal di atas dalam proses adaptasi seseorang terhadap lingkungannya acapkali menimbulkan konflik. Kalau konflik dibiarkan maka akan menimbulkan keadaan yang tidak menyenangkan.

Ada tiga macam bentuk konflik intrapersonal yaitu :

Konflik pendekatan-pendekatan, contohnya orang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama menarik.
Konflik pendekatan – penghindaran, contohnya orang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sama menyulitkan.
Konflik penghindaran-penghindaran, contohnya orang yang dihadapkan pada satu hal yang mempunyai nilai positif dan negatif sekaligus.
2. Konflik Interpersonal

Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara duaorang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain. Konflik interpersonal ini merupakan suatu dinamika yang amat penting dalam perilaku organisasi.

Karena konflik semacam ini akan melibatkan beberapa peranan dari beberapa anggota organisasi yang tidak bisa tidak akan mempngaruhi proses pencapaian tujuan organisasi tersebut.

3. Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok

Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka. Sebagai contoh dapat dikatakan bahwa seseorang individu dapat dihukum oleh kelompok kerjanya karena ia tidak dapat mencapai norma-norma produktivitas kelompok dimana ia berada.

4. Konflik antara kelompok dalam organisasi yang sama

Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasi-organisasi. Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja – manajemen merupakan dua macam bidang konflik antar kelompok.

5. Konflik antara organisasi

Contoh seperti di bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara-negara lain dianggap sebagai bentuk konflik, dan konflik ini biasanya disebut dengan persaingan.Konflik ini berdasarkan pengalaman ternyata telah menyebabkan timbulnya pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan servis baru, harga lebih rendah dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien.




SUMBER: 
http://hadyanarisyibro.blogspot.com/2012/12/jenis-jenis-konflik-dalam-organisasi.html
https://baladevil.wordpress.com/2013/01/06/jenis-konflik-sebab-konflik-contoh-konflik-dalam-organisasi-dan-proses-pengambilan-keputusan/

Sabtu, 22 November 2014

Curriculum Vitae


Text Box: CURRICULUM VITAE

 

Text Box: DATA PRIBADI


 

 

 


Nama                               :  Hendro Sutrisno

Tempat / Tanggal Lahir  :  Jakarta / 3 Juni

Jenis kelamin                  :  Pria

Status                               :  Lajang


Agama                            :  Islam


Kebangsaan                   :  Indonesia


Alamat                            :  Jl. Dr. Saharjo no.17B Rt. 008 / 005


    TEBET JAK-SEL 12480

Telepon / HP                   :  0896 3564 3627

E-mail                              :  hendrohimura@gmail.com

Text Box: PENDIDIKAN FORMAL

 

 

 


20 - Sekarang       S1 Sistem Informasi, GUNADARMA UNIVERSITY 

20 – 20                  MAN PEMALANG, Jurusan Ilmu pengetahuan Sosial

20 – 20                  SMP Negeri 3 Jakarta

20 – 20                  SD Negeri  05 Jakarta

 

Text Box: PENGALAMAN KERJA & TRAINING

 

 

 


20 – 20            Kerja

                                PT.Rotaryana Engineering sebagai Kepala ZONA

                                Untuk Divisi STARBUCKS COFFEE

Text Box: KEMAMPUAN

 

 

 


  • Kelistrikan mesin
  • Komputer Hardware dan Software
  • Motivasi, Aktif, Loyalitas,
  • Dapat Bekerja-sama dengan team dan mandiri  
  • Jujur, Disiplin, Mandiri, Tanggung Jawab 

Hal penting dalam organisasi dalam membentuk organisasi


Hal penting dalam organisasi


Ada beberapa definisi organisasi antara lain :

  1. Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”
  2. Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.”
  3. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan “organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

Dengan demikian jelaslah bahwa di dalam suatu organisasi perlu adanya kesamaan visi dan misi serta koordinasi yang harus terjalin terus menerus dengan baik antar para anggota maupun dengan pimpinan organisasi.


 


A.   SYARAT UNTUK MEMBENTUK ORGANISASI


Yang pertama


Harus dimiliki suatu organisasi adalah milai dan visi, nilai dan visi adalah suatu tujuan yang akan digunakan sebagai target yang harus dicapai oleh suatu organisasi.


Yang kedua


 Adalah misi , misi adalah hal-hal yang harus di lakukan untuk mencapai suatu visi ( tujuan ). Tanpa ada misi yang jelas maka visi tidak akan  pernah tercapai, maka dari itu visi dan misi sangat berkaitan satu sama lain. Jika tidak memiliki misi maka organisasi tidak akan pernah mencapai visi yang diinginkan.


  Yang ketiga


Adalah aturan, aturan adalah batasan-batasan yang harus dimiliki organisasi. Jika suatu organisasi memiliki aturan yang jelas maka bisa terjadi penyimpangan yg dapat merugikan.


Yang keempat


Adalah profesionalisme, profesionalisme adalah bagaimana cara organisasi itu bertindak.


Yang kelima


 Adalah insentif, insentif adalah bonus atau hadiah.


Yang keenam


 Adalah sumber daya, Jika suatu organisasi kehilangan sumber daya maka organisasi tersebut tidak akan bisa bergerak dengan baik.


Yang ketujuh


Adalah rencana kerja, rencana kerja merupakan susunan kegiatan yang akan dilakukan oleh suatu organisasi.


B.     Sikap dan Sifat Yang Dibutuhkan Dalam Organisasi


Kejujuran


Kata pepatah lama : Kejujuran adalah mata uang yang berlaku dimana-mana. Di organisasi juga tentunya. Jujur dalam berorganisasi misalnya jujur saat mengemukakan pendapat, laporan, jujur masalah uang, jujur dalam menilai kinerja, dan lain-lain.


Loyalitas


Loyalitas mengacu pada kesetiaan pada organisasi, kerelaan berkorban untuk organisasi, dan hal-hal lain yang sifatnya herois.


Komitmen dan tanggungjawab


Lebih dalam lagi, komitmen dan tanggungjawab dapat diartikan


“memegang teguh amanat, kesepakatan, janji, tugas  yang telah dibuat atau diterima (diucapkan ataupun dituliskan) dan menyelesaikannya dengan bersungguh-sungguh dengan semaksimal mungkin (mengerahkan kemampuan maksimal untuk mencapai tujuan atau tugas tersebut)”.


Kekeluargaan dan rasa saling memiliki


Kekeluargaan  atas suatu organisasi berawal dari rasa nyaman yang ditimbulkan didalam internal organisasi tersebut. Kemudian muncullah rasa memiliki. Kekeluargaan dan rasa memiliki ini merupakan proses sebab akibat yang sangat erat. Keduanya saling mempengaruhi.


Cara berkomunikasi yang efektif dan efesien


Disadari atau tidak, komunikasi yang efektif dan efisien ini menjadi kunci kesuksesan di hampir semua aspek dalam organisasi.


Seorang teknisi ingin menjelaskan alat-alat dan gunanya pada saat presentasi di masyarakat, dengan apa? Tentu dengan komunikasi yang baik dan pas. Seorang manajer ingin menjelaskan rencana-rencananya, dengan apa? Diam? Tak mungkin. Tentu dengan komunikasi


C.    Membentuk Organisasi Menurut Saya


Saya akan menambahkan sedikit tentang bagaimana cara membentuk organisasi yang baik dan benar serta efisien. Menurut saya adalah untuk membentuk sebuah organisasi yang baik kita membutuhkan yang namanya pengelolaan  atau manajemen yang baik dan bener.


 


Sistem manajemen yang baik akan menghasilkan sebuah organisasi yang baik. Salah satu pegaturan manajemen yaitu dengan perekrutan anggota yang baik dimana setiap anggota memiliki komitnen yang dapat  meningkat kualitas dari organisai tersebut serta dimana setiap anggotanya pula memiliki visi dan misi sama dari organisasi tersebut.


Serta yang terpenting juga adalah komunikasi yang baik dan dapat berjalan secara dua arah agar dimana tidak terjadi yang namanya miss communication. SDM yang baik tanpa ada komunikasi yang tidak baik pun akan mudah membuat organisasi hancur.


 


SUMBER


http://www.putra-putri-indonesia.com/struktur-organisasi.html


http://jaenamuhamad.blogspot.com/2012/11/hal-penting-yang-harus-di-penuhi-dalam.html


http://hutantropis.com/sikap-dan-sifat-yang-dibutuhkan-dalam-organisasi


http://tulisangagas.blogspot.com/2011/11/cara-membuat-organisasi-yang-baik.html


http://dhani2009.wordpress.com/2011/01/01/beberapa-hal-yang-penting-dalam-organisasi/